Sejarah
Sejarah Singkat Nur Ihsan
Nur Ihsan Islamic Full Day School didirikan pada tahun 2004, dimulai dengan unit taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Sekolah ini berlokasi di Jalan Bersama No. 83 A Medan, tepatnya di Desa Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Sejalan dengan tingginya permintaan akan pendidikan tingkat menengah dan atas, yayasan ini mengembangkan unit-unitnya dengan membuka Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2011 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2012. Selain itu, Nur Ihsan Islamic Full Day School juga memiliki kelas Internasional. Di kelas Internasional, anak-anak dapat menggunakan bahasa Arab dan Inggris dengan lancar. Dan tentu saja, hal ini karena kelas Internasional tersebut dibimbing oleh para guru yang sangat profesional dan luar biasa. Selain guru-guru yang luar biasa, kelas Internasional ini juga dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur, baik untuk para siswa maupun para guru.
Nur Ihsan Islamic Full Day School pada tahun 2016 menyelenggarakan Study Tour ke Malaysia, Singapura, dan Thailand. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melihat sejauh mana kemampuan anak-anak Nur Ihsan Islamic Full Day School dalam berkomunikasi di lingkungan luar mancanegara. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan anak-anak mengenai sekolah-sekolah di luar negeri, baik dari segi kegiatan belajar maupun interaksi antara anak-anak Nur Ihsan Islamic Full Day School dengan anak-anak di luar negeri.
Dalam metode pembelajaran, Nur Ihsan Islamic Full Day School menerapkan metode PBL (dalam Kurikulum K-13) dan metode pembelajaran Fun Learning. Dengan kedua metode pembelajaran ini, siswa menjadi lebih aktif, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru saja, melainkan pada siswa, sedangkan guru hanya berperan sebagai fasilitator.
Di Nur Ihsan Islamic Full Day School, tidak ada sistem peringkat, melainkan mengacu pada Penelitian Kecerdasan Majemuk (MIR), yang berarti pada dasarnya semua anak adalah juara, dan kecerdasan siswa berbeda-beda serta tidak hanya didasarkan pada kecerdasan kognitif saja, melainkan juga kecerdasan afektif dan psikomotorik. Kegiatan ekstrakurikuler sangat beragam, karena bakat para siswanya pun beragam. Kegiatan ekstrakurikuler di Nur Ihsan Islamic Full Day School meliputi: Club Bahasa Inggris, Club Bahasa Arab, Drum Band, Pramuka, Paskibra, Tari, Teater, Olimpiade, Tahfizh, Hadroh, Futsal, Karate hingga Basketball. Dalam setiap kompetisi, siswa Nur Ihsan Islamic Full Day School telah berhasil memenangkan berbagai kompetisi. Di antaranya: Kompetisi Olimpiade Matematika hingga Tingkat Nasional, Kompetisi Pidato Bahasa Arab Tingkat Kota Medan, Kompetisi Futsal Tingkat Kota Medan, Kompetisi Pildacil, Kompetisi Puisi, Kompetisi Mewarnai, Kompetisi Penelitian pada ajang Internasional di negara Thailand dan Malaysia serta masih banyak lagi.
Para guru Nur Ihsan Islamic Full Day School mengikuti pelatihan setiap minggu, dengan mengundang pembicara lokal, dari luar daerah, bahkan pembicara dari luar negeri. Nur Ihsan Islamic Full Day School juga menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan masyarakat, lembaga pemerintah, stasiun televisi Indonesia, dan pihak luar negeri. Beberapa di antaranya adalah: merayakan Tahun Baru Islam bersama Markas Besar (Masyarakat Jalan Bersama), pelatihan siswa yang dipandu oleh Bapak TNI Bukit Barisan, acara SDS Islam Nur Ihsan yang didokumentasikan oleh PWRI (Persatuan Wartawan Indonesia), kerja sama dengan HIPPI, mengundang pembicara dari Amerika dalam kegiatan pembelajaran (Yuka), dan masih banyak lagi.
